There's more to do after catharsis
Wanted! Volunteer to translate these comments into English
Saya tidak anti orang Amerika, tetapi saya tidak suka ke(tidak)bijaksanaan Bush dan kawan-kawannya dan dampaknya terhadap kewarasan kehidupan di dunia. Baca juga pengalaman teman saya WNA (Warga Negara Amerika) di bawah ini. See Eben's input below - - Adhiek (yang punya papan tulis ini). - Rabu Kelabu
Good bye, US - AB - Wednesday, November 3, 2004 at 23:28:34
Ya, turut berduka juga tapi yang namanya politik, Bu!Semoga tidak ada lagi perang Irak ke dua atau WTC ke dua...Damai di bumi lah...! - Rondang - Wednesday, November 3, 2004 at 23:33:56
... sampai tak punya kata-kata lagi ...- Yanuar - Wednesday, November 3, 2004 at 23:48:42
Bush menang? - Ovi - Thursday, November 4, 2004 at 02:38:39
gila bener tuh orang-orang amerika... - no name - Thursday, November 4, 2004 at 03:08:22
ihikkkkk - ferdy - Thursday, November 4, 2004 at 03:17:15
Pagi-pagi..expat amrik di kantor gua pada kena sindrom Bush Menang Lagi : sakit perut, sakit Kepala, penyesalan yang dalam, Sedih, dll. - Okol - Thursday, November 4, 2004 at 04:44:13
Hasil ini memang bukan yang saya harapkan. Rupanya dorongan sebagai homo economicus di kalangan rakyat amerika masih sangat dominan. Nafsu untuk menguasai dan tidak peduli kalau itu merusak untuk terus menerus mengisi kantong sendiri yang tidak bisa dibawa mati adalah segala-galanya. Baru saya baca di Reuter pagi ini, dunia ekonomi sangat senang melihat hasil pemilihan ini. Mereka siap-siap menggenjot lagi Bush dengan kebijakan yang menguntungkan mereka dengan dalih demi kesejahteraan rakyat Amerika. Padahal banyak hal, seperti kebijakan untuk melonggarkan campur tangan pemerintah dalam menentukan harga obat, tentu saja akan menyusahkan rakyat kecil Amerika sendiri. Belum lagi kebijakan luar negeri nya yang … seperti semua orang maklum … sangat egosentris sifatnya. - Kuki - Thursday, November 4, 2004 at 05:13:23
Gimana ya, saya nggak suka sama Bush, nggak suka Kerry, nggak suka SBy, nggak suka Blair! Nggak suka juga sama riuh heboh DPR Indonesia! Jadi bener-bener duka cita untuk semuanya - Lenah - Thursday, November 4, 2004 at 12:29:21
God Shit or God Speed? - kenthir - Thursday, November 4, 2004 at 13:07:29
tik..tik..tik..., adakah dirimu mendengar airmataku? koq bunyinya seperti hujan lebat di jakarta kemaren sore !! - namaku tertinggal di kaca jendela di ruang makan athenlay road! - Thursday, November 4, 2004 at 17:18:07
Saya harus berduka, karena thesis saya bahwa film dokumenter cukup kuat untuk mengubah keadaan, seperti Fahrenheit 9/11, ternyata tidak terbukti. Dan saya harus bongkar makalah. Ini pesan pribadi saja lho. Mau dipampang boleh, kalo dianggap mutu. Mutu rendah.- Oom Trotsky - Thursday, November 4, 2004 at 16:45:25
Gue betul2 sedih....Ternyata lebih banyak orang Amerika yang masih bersedia dibodohi (atau bodoh?) daripada yang 'melek' - Dini - Thursday, November 4, 2004 at 22:11:06
Kalau kita ikut berduka cita apakah itu berarti Bush dan politiknya telah menang? Walaupun si Bush menang pemilu tak berarti ia telah mengalahkan setiap perjuangan kami yg lawan ia dan politiknya. Jadi menurutku nggak usah berduka cita, kami mesti PD bahwa perjuangan masing2 kami akhirnya akan mengalahkan politik seperti president AS - Scott - Thursday, November 4, 2004 at 23:52:29
Kebijakannya yang represif terhadap Iraq dan negara dunia ke tiga lainnya, sangat memalukan. Semoga civil society di AS bisa lebih kuat untuk mengcounter tindakan semena-mena Bush dan sekutunya. - Lily - Friday, November 5, 2004 at 01:34:13
Dont get it! Dont understand it! pengen sekali bikin indepth interview ma Bush-voter untuk bener2 tau what kind of BUSH quality made them vote for him!... indri - Friday, November 5, 2004 at 04:44:03
Can the world survive four more years of dark age xenophobia? - Wildling - Friday, November 5, 2004 at 05:49:23
BUSH TARD - Adhie - Friday, November 5, 2004 at 07:46:40
ya udah lah... itu tandanya orang amerika juga musti dimajuin pendidikannya, biar ngeri milih pemimpin yang bener. berarti gak cuma indonesia kan yang suka salah pilih pemimpin? berarti org di amrik sono bisa juga kan dibodohin... - orangedan - Friday, November 5, 2004 at 10:43:04
Jadi inget komentar temen gue yang di Amrik bertahan hidup, bekerja, dapet green card, dan juga lulus college dengan bermodal visa turis. Waktu itu gue tanya, kok lo bisa, emang gimana caranya? Dia bilang, "Yah, kayak di Indonesia aja, emang gimana?" "Orang Amerika itu sama begonya sama orang Indonesia, cuma bahasa Inggrisnya aja yang bagusan!" tambahnya. - Trotsky Jawa - Friday, November 5, 2004 at 12:21:58
Gue jadi inget kata-kata Sidney Jones, "Kalau Bush terpilih lagi, saya jadi warganegara Indonesia saja." Gue sih nggak pengen nagih janji Bu Sidney, tapi, seandainya banyak orang di dunia yang punya kemewahan untuk bisa bisa juga berkata, "Seandainya Bush terpilih lagi, saya jadi warganegara Amerika Serikat saja" mungkin saja pada pilpres AS berikutnya presidennya bakal rada bener. - Oom Trotsky - through private email
My deepest condolence...- herry - Friday, November 5, 2004 at 14:51:06
Ngeri - Lita - Friday, November 5, 2004 at 17:09:14
Dukacita?? Ini bukan masalah Amrik saja. Rugi kita semua. Dg. mengambil contoh negara "demokrasi" itu semua rezim dapat melegitimasi diri. Standar hukum? Ya, klo spt. di Guantanamo. Kode etik utk militer? Ya, klo spt di Abu Ghraib. Pemilu yg jurdil? Ya, klo boleh spt di Florida. Mematuhi hukum internasional? Ya, klo spt Amrik di Kyoto. Long live Americaaaaa! - Alex - Saturday, November 6, 2004 at 12:00:15
Half of American citizen has done the bigest mistake of their life by put their vote for Bush. This is not an expression of rational vooting but only panicking from terorism, the problem they've created by themself. They only put their country into deeper sorrow and just make it common enemy for the rest of the world. - no name - Saturday, November 6, 2004 at 18:36:14
Turut berduka seumur hidup atas kemenangan Bush. - Niyah - Sunday, November 7, 2004 at 16:30:53
Dari dulu saya alergi dg yg berbau USA apa lagi Bush terpilih lagi ... amit˛
jabang bayi. Turut berduka seumur hidup atas kemenangan Bush. Ngomong˛ tdk semua
WNUSA gembira, satu kenalan saya sedih buanget & tdk akan pulang ke USA
paling sedikit 4 tahun (tergantung presiden USA yg akan datang). - Niyah - Sunday, November 7, 2004 at 16:42:49
Why so much hate for bush??? I love bush! (bush=another word for cunt ;) hehehe - Omar Gani - Monday, November 8, 2004 at 10:06:07
Dissappointed... - emulyoutami - Wednesday, November 10, 2004 at 06:25:29
sangat kecewa karean kekerasan akan berulang kembali, bush akan menguasai dunia dengan kepentingannya sendiri. - Edang -
Wednesday, November 10, 2004 at 10:53:32
Tertidur di depan tv, saat tv on ato off adakah bedanya. Bila on tv
jadi bagian jiwa yang bermimpi.Tapi juga kemubaziran, kerna dua layar
menyala. Layar mimpi buruk ttg toilet dan layar tv ttg pesta kemenangan
BUSH. Mengintip dan mengantri diam-diam, pesta pembantaian macam wtc
dan irak, tik tik tik menghitung waktu ato kita bunuh saja pesawat tv.
BUSH OUT. - andreas a. kodok bersaudara - Wednesday, November 10, 2004 at 11:18:04
peace for the below, for the poor, and for the whole minority - tamade - Wednesday, November 10, 2004 at 14:53:55